Home » Utama » Program SIWAB di Nunukan Capai Target

Program SIWAB di Nunukan Capai Target

Program SIWAB di Nunukan Capai Target
SALAH satu ternak sapi yang masuk dalam program SIWAB di Kabupaten Nunukan.

DENGAN susah payah dan penuh semangat, akhirnya pada tahun ini Inseminasi Buatan (IB) pada Program Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB) menuai hasil. IB yang dilakukan para inseminator bersama penyuluh pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan telah sukses mencapai 500 ekor SIWAB.
Koordinator PPL Nunukan H Heru Wihartopo mengatakan, bahwa Kabupaten Nunukan merupakan Kabupaten yang mencapai target yang ditetapkan Kementerian Pertanian (Kementan), untuk mensukseskan program SIWAB tersebut.
Menurut dia, Upaya Khusus Program Sapi Induk Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) merupakan program peningkatan produksi daging untuk memenuhi kebutuhan daging di Indonesia. Terutama , untuk memenuhi kebutuhan daging di wilayah Kaltara.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama yang baik antara pihak Dinas pertanian, melalui pelayanan oleh inseminator dan pembinaan penyuluh pertanian serta petani peternak itu sendiri,” terangnya kepada Koran Kaltara, Jumat (14/9) kemarin.
Meski begitu, dia mengaku ada beberapa kendala yang dihadapi. Salah satunya, untuk mendeteksi saat sapi birahi. Apabila tempatnya sapi itu sangat jauh, maka IB sering gagal. Sebab, waktu birahi sapi betina sudah habis. “Jadi memang perlu dikaji lebih dalam. Karena penanganan ini juga sangat hati hati,” tambahnya.
Untuk itu kata dia, perlu ada upaya menyamakan waktu birahi dari sekian banyak sapi yang mau dikawinkan secara serentak.
“Singkronisasi merupakan salah satu upaya menyamakan saat birahi pada sapi yang hendak dibuntingkan dengan IB,” ujarnya.
Dia berharap, kedepan para petani di Kabupaten Nunukan tetap semangat mengembangkan usaha tani ternak sapi ini.
“Karena ini juga akan berdampak pada pendapatan petani yang akan terus meningkat. Artinya perekonomian mereka terbentuklah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nunukan Cholid Muhammad mengatakan, jika dalam bulan ini target 500 ekor sapi bunting sudah tercapai, maka hingga akhir tahun masih ada kesempatan bertambah hingga di atas 100 ekor. “Insya Allah bisa tercapai semuanya,” terangnya.
Saat ini, kata dia, sapi Nunukan sudah masuk dalam pemasaran di Tarakan maupun Malinau. “Mudah- mudahan tak hanya dua daerah itu saja, tapi daerah lainnya juga bisa dilayani,” ungkap dia. 



Lazada Indonesia