Home » Utama » Pelamar Online 1.146, Berkas 313 Pelamar

Pelamar Online 1.146, Berkas 313 Pelamar

Pelamar Online 1.146, Berkas 313 Pelamar
Pelamar online yang dianggap tidak membutuhkan pemberkasan terlalu lengkap terdata jauh lebih banyak ketimbang pelamar yang memasukkan berkas di BKD.

TANA TIDUNG- Menurut data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Senin (8/10) sekira Pukul 16.00 sore data pelamar yang memasukkan pemberkasan di BKD Kabupaten Tana Tidung (KTT) untuk test seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 mencapai 313 pelamar, sedangkan untuk pelamar atau pendaftar online mencapai 1.146 orang, berbagai kemudahan membuka situs Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat pendaftar online jauh lebih besar daripada pelamar yang memasukkan berkas ke BKD.
Hal ini disampaikan oleh Kepala BKD, Iwanto pada Senin (8/10) kemarin bahwa pemalar online mencapai ribuan sementara pelamar yang memasukkan berkas untuk diverifikasi oleh pihaknya baru mencapai ratusan pelamar saja, hal ini terjadi ditenggarai pemberkasan yang masuk di BKD membutuhkan kelengkapan pemberkasan ditambah lagi dengan formasi yang dipilih oleh masing-masing pelamar sedangkan melalui situs online hanya membutuhkan login atau registrasi lalu berlanjut pengisian identitas diri dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik serta Kartu Keluarga (KK).
“Jauh lebih mudah masuk ke jaringan online karena belum banyak yang harus dilampirkan sedangkan pemberkasan yang akan diverifikasi jauh lebih sulit karena banyaknya persyaratan pemberkasan yang harus disiapkan oleh pelamar, jadi jangan heran dengan pelamar online yang jumlahnya jauh lebih banyak hampir beberapa kali lipat dari pelamar yang masuk kesini,” jelasnya.
Dari 214 formasi yang dibuka oleh KTT terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga pendidik, tenaga teknis yang mendukung program pemerintah pusat yakni nawacita termasuk kelulusan terbaik (cumlaude) dan penyandang disabilitas diyakini harus diisi oleh pelamar mengingat usulan formasi KTT sebelumnya sebanyak 604 hanya disetujui sepertiganya saja.
“Memang untuk saat ini setiap harinya kami melakukan pengecekan data pelamar CPNS Tahun 2018 baik online maupun yang masuk ke kami, semua formasi memang diharapkan dapat terisi termasuk kelulusan terbaik dan penyandang disabilitas sekitar 1 persen lalu maksimal 5 persen sesuai harapan, tapi mulai hari pertama pendaftaran yang banyak oleh pelamar online sedangkan pelamar yang memasukkan berkas sudah hampir sepekan buka pendaftaran hanya segelintir pelamar saja padahal sudah dibuka sejak 26 September 2018 lalu,” imbuhnya.
Sejumlah pelamar diakui mengalami kendala saat akan memenuhi segala persyaratan yang diminta terkait kelengkapan yang dibutuhkan, mulai dari legalisir sejumlah berkas yang tentunya membutuhkan waktu tambahan ketimbang menyiapkan pemberkasan saat registrasi online, inilah yang menjadi penyebab utama pendaftar online terdata lebih banyak, sebagai informasi pelamar pada Minggu (7/10) khusus online sebanyak 1.015 dan pelamar yang memasukkan di BKD yaitu 197 orang, artinya hanya berselang satu hari saja mengalami peningkatan pelamar yang cukup signifikan, diyakini pada akhir-akhir waktu pendaftaran jumlah pelamar akan membludak. 



Lazada Indonesia