Home » Utama » Pendaftaran Terakhir 15 Oktober

Pendaftaran Terakhir 15 Oktober

TANA TIDUNG- Pendaftaran seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 tinggal sepekan lagi. Terhitung sejak pembukaan pendaftaran pada 26 September hingga 10 Oktober 2018 dan telah diperpanjang hingga 15 Oktober mendatang.
Meski tinggal sepekan, akan tetapi jumlah pelamar khususnya yang memasukkan berkas di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Senin (8/10) sekira Pukul 16.00 sore sekitar 313 pelamar sedangkan pelamar online sebanyak 1.146 pelamar.
Dengan minimnya jumlah pelamar di sejumlah daerah di Indonesia termasuk KTT ternyata dari pemerintah pusat menambah waktu pendaftaran yang semula akan ditutup pada 10 Oktober menjadi 15 Oktober, hal ini membuat pihak BKD bersyukur karena dikhawatirkan minimnya pelamar tidak akan mengisi formasi yang ada.
“Kita sudah mengupayakan formasinya tapi kalau sampai tidak terisi, ini sangat disayangkan tapi terhitung mulai hari ini sudah ada ratusan pelamar yang masuk ke kami, ya berharap ada peningkatan setiap harinya karena mulai kemarin pada Minggu (7/10) pelamar yang memasukkan berkas ke kami hanya 197 pelamar dan pendaftar online 1.015 pelamar sehingga dapat dihitung hanya dalam sehari saja peningkatan cukup signifikan,” kata Kepala BKD, Iwanto pada Senin (8/10) kemarin.
Pengusulan formasi CPNS tahun 2018 dari BKD sebanyak 604 formasi hanya disetujui oleh Kemenpan-RB sebanyak 214 formasi yang siap direbutkan oleh pelamar saat ini yang mempunyai waktu sekitar sepekan kedepan menyiapkan pemberkasan untuk diverifikasi oleh pihaknya, perbandingan jumlah pelamar online dengan yang mengumpulkan berkas verifikasi di BKD cukup menyolok membuat kekhawatiran pihaknya bahwa anak daerah tidak akan dapat mengisi formasi semaksimal mungkin.
“Kendati kita masih sangat berharap bahwa seluruh formasi akan terisi dengan baik, karena kita juga khawatir setelah penerimaan CPNS tahun ini apakah menjadi jaminan penerimaan CPNS akan terjadi kembali di tahun depan, khawatir moratorium kembali, saatnya anak daerah mengisi formasi yang telah disetujui saat ini mulai dari tenaga kesehatan, pendidik sampai teknis juga kelulusan terbaik (cumlaude) juga penyandang disabilitas,” harapnya.
Iwanto menilai bahwa kesulitan pelamar yang memasukkan berkas ke BKD karena harus menyiapkan kelengkapan keseluruhan pemberkasan baik secara umum maupun formasi yang akan mereka isi nantinya yang tentunya membutuhkan waktu tambahan, dimana legalisir sejumlah berkas harus dilakukan pelamar baik administrasi kependudukan sampai riwayat pendidikan supaya keabsahan pendidikan dapat dipertanggung jawabkan.
“Semua yang membutuhkan pengabsahan pasti butuh waktu lebih banyak, kita berharap setiap harinya ada peningkatan pelamar terutama yang memasukkan berkas langsung ke kami dengan seluruh formasi terisi dengan baik, karena tidak ada jaminan peenrimaan CPNS akan ada di Tahun 2019 mendatang,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia