Home » Utama » 55 Pengungsi dan Mahasiswa Tiba di Sebatik

55 Pengungsi dan Mahasiswa Tiba di Sebatik

55 Pengungsi  dan Mahasiswa Tiba di Sebatik
PULUHAN pengungsi korban gempa tiba di Pulau Sebatik, Senin (8/10).

NUNUKAN - Pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Sigi, dan Donggala Sulteng, akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Sebatik, Senin (8/10) kemarin.
Sebelum tiba di Pulau Sebatik, sebanyak 55 pengungsi dan mahasiswa itu transit di Kota Tarakan. Mereka disambut Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid di Bandara Juwana Internasional Tarakan.
Dengan pengawalan ketat polisi, mereka tiba sekitar pukul 14.30 WITA. Kapolres Nunukan HkBP Jefri Yuniardi melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi mengatakan, bahwa kepulangan mereka didampingi dua orang pendamping. Dan, salah seorang pengusngsi masih bayi.
“Mereka menumpang Speedboat Sadewa Lestari Eksekutif (GT : 25 T ) dengan rute Tarakan-Pulau Sebatik,” terangnya kepada Koran Kaltara, Senin (8/10).
Menurut dia, Setelah Camat Sebatik Barat melakukan pendataan, selanjutnya diserahkan ke keluarga masing-masing. “Mereka dijemput masing-masing keluarganya dan langsung dibolehkan pulang ke rumahnya,” kata dia.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah mengirim 2 personil untuk mengawal pengamanan di Palu. “Kita sudah kirim personil. Mereka juga setiap hari melaporkan kondisi di sana. Paling tidak, mereka bisa membantu mengevakuasi korban dan meringankan beban mereka disana,” kata dia.
Untuk warga Nunukan di Palu juga sedang didata. Apakah mereka ingin dievaluasi atau tidak. “Mereka juga memantau kalau ada warga Nunukan yang disana dan menjadi korban,” kata dia. 



Lazada Indonesia