Home » Advertorial » FGD Wadah Cegah Narkoba dan Miras

FGD Wadah Cegah Narkoba dan Miras

FGD Wadah Cegah Narkoba dan Miras
PERSONIL Satbinmas Polres Bulungan Bripka Ari Siswoyo memandu FGD bersama mahasiswa STIT AL Anshar Tanjung Selor, Minggu (7/10). (foto: Muhson/Koran Kaltara)

TANJUNG SELOR - Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Bulungan menggelar Fokus Group Discussion (FGD) untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dan minuman keras (miras), di Ruang Serbaguna Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Anshar Tanjung Selor, Minggu (7/10).
Polres Bulungan mengandeng mahasiswa STIT untuk bersama-sama mengidentifikasi dan merumuskan solusi pencegahan narkoba dan miras.
Kegiatan ini sudah empat kali digelar Polres Bulungan. Sebelumnya kami merangkul Ketua RT. Sekarang melibatkan mahasiswa. Ini adalah upaya kami melakukan edukasi pencegahan gangguan Kantibmas kepada masyarakat,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Binmas AKP Mujiono, Minggu (7/10).
Dia menyampaikan, bahwa kasus penyalahgunaan narkoba dan miras semakin meningkat. Hal itu menjadi catatan penting bagi aparat kepolisian. Sehingga, aparat kepolisian lebih aktif bergerak melakukan pencegahan.
“Seluruh pihak harus berpartisipasi untuk melakukan pencegahan ini. Termasuk masiswa, sebagai generasi muda yang sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba dan miras. Sehingga perlu penanganan khusus agar tidak sampai terjerumus,” lanjutnya.
Kegiatan FGD tersebut dihadiri beberapa pengurus Kampus STIT AL Anshar dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). “Mari kita bersama-sama menjaga Kantibmas di wilayah masing-masing, dengan menyatakan perang terhadap markoba dan miras. Sebab, kedua barang tersebut jelas merusak generasi bangsa,” tegas dia.
Salah satu mahasiswa STIT AL Anshar Tanjung Selor Gregah Santoso mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat mendukung progam FGD yang diselengarankan Sat Binamas Polres Bulungan. Selain mendapatakan pemahaman baru, mahasiswa juga memiliki ruang untuk menyampaikan solusi pencehahan penyalahgunaan narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena, tidak hanya polisi dan pejabat, namun kami (mahasiswa,red) juga diberikan ruang berperan aktif melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba dan miras,” pungkasnya. 



Lazada Indonesia