Home » Utama » Karantina Amankan 77 Karung Pakan Ternak Asal Malaysia

Karantina Amankan 77 Karung Pakan Ternak Asal Malaysia

Karantina Amankan 77 Karung  Pakan Ternak Asal Malaysia
PEMERIKSAAN KAPAL : Petugas Karantina saat melakukan pemeriksaan kapal yang memuat pakan ternak di Jembatan Bongkok Nunukan.

NUNUKAN - Balai Karantian Pertanian Klas II Tarakan Wilayah Kerja Nunukan mengamankan puluhan karung pakan ternak asal dari Malaysia, di Jembatan Bongkok, sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis (4/10) lalu.
Penanggung Jawab Balai Karantina Pertanian (BPK) Kelas II Tarakan Wilayah Kerja (Wilker) Nunukan drh. Sapto Hudaya mengatakan, bahwa tangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat yang melaporkan ada kapal yang melintas dan akan membongkar pakan ternak dari Malaysia.
Setelah ditelusuri, kata dia, ternyata benar ada sebuah perahu jongkok muatan pakan ternak hendak bongkar muat di pelabuhan tidak resmi.
“Kita mintai dokumen, ternyata tidak ada. Mereka juga tidak ada laporan ke karantina. Kadi kita langsung amankan,” terangnya kepada Koran Kaltara, Selasa (9/10).
Setelah dihitung, kata dia, jumlah pakan ternak asal Malaysia itu sebanyak 77 karung. Dimana, 1 karung memiliki berat 50 Kg.
“Saat kita periksa, ini memang produk malaysia. Kalau memang resmi, ada surat dokumen dari daerah asal. Kemudian melakukan pembongkaran di pelabuhan resmi. Dan sebelum sampai, barangnya dilaporkan ke karantina,” bebernya.
Walau petugas Balai Karantina menghitung jumlah pakan ternak itu sebanyak 77 karung, namun kata dia, pemilik pakan ternak berinisial A mengklaim kalau jumlah pakan ternak yang dibawanya hanya 75 karung.
“Ya, kita tetap percaya. Karena kita hitung sendiri ada 77 karung. Satu karung katanya dibeli dengan harga sebesar Rp385 ribu. Nah, kalau 77 karung jadi sekitar Rp29.645.000,” bebernya.
Dia menegaskan, pelanggaran tersebut akan dikenakan pasal 5 Undang-Undang Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan, dengan ancaman tiga tahun penjara.
“Untuk sementara kami masih menelusuri kepastiannya. Apakah nanti diselidiki atau hanya pembinaan. Tapi kami sudah laporkan ke canang Tarakan,” ungkapnya. 



Lazada Indonesia