Home » Utama » Turun Lagi, APBD 2019 Diperkirakan Rp970 Miliar

Turun Lagi, APBD 2019 Diperkirakan Rp970 Miliar

Turun Lagi, APBD 2019  Diperkirakan Rp970 Miliar
INSFRASTRUKTUR- Pembangunan insfrastruktur menjadi salah satu daya dukung realisasi keuangan pemerintah daerah.

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulungan 2019 kembali akan mengalami penurunan. Jika pada APBD 2018 ini masih kisaran angka Rp1 triliun lebih, tahun depan diperkirakan di bawah Rp1 triliun.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan, yang juga Ketua TAPD Drs. Syafril mengatakan, setelah melakukan pembahasan bersama, dipastikan APND akan mengalami penurunan lagi.
Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Bulungan, P Tumanggo, menyampaikan untuk pengajuan APBD 2019 saat ini pihaknya masih menunggu kepastian ketentuan PMK (Peraturan Menteri Keuangan). “Biasanya di bulan sepuluh (Oktober) ini. Mungkin dalam waktu dekat sudah ada. Memang kita susun dan kita ajukan, tetapi pastinya belum lagi,” ujarnya.
Dijelaskannya, untuk 2019 nantinya setidaknya usulan belanja Bulungan sekira Rp960 miliar, dengan prediksi pendapatan sekira Rp870 miliar. “Kita belum berani mengajukan, sosialiasi juga tidak membuat prediksi yang lebih. Kalau APBD kita tetapkan, sementara pendapatannya tidak jelas bisa bahaya,” tegas Tumanggor.
Seperti diketahui, beberapa tahun terakhir APBD Bulungan tak dipungkiri terus mengalami penurunan, lihat saja seperti di 2017 lalu, APBD sekitar Rp1 triliun lebih. Sementara di 2018 ini APBD juga sekitar Rp Rp1,172 triliun, meski tak signifikan namun tetap berkurang. Dan 2019 nantinya dipastikan di bawah Rp1 triliun.
Kondisi tersebut lanjut Tumanggor, diharapkan bisa terbantu dengan adanya Sisa Lebih Pengunaan Anggaran (SILPA). “Artinya diharapkan silpa tahun ini menutupi, sesuai teorinya setiap rupiah harus habis, begitu 1 Desember angkanya nol. Kalau tidak ada pelampauan pendapatan atau efisiensi. Jadi harapan kita OPD mampu mengefisiensi selema tahun berjalan ini,” sebutnya.
Tumanggor juga memprediksi, 2018 ini Silpa masih ada, dan itu mampu menutupi angaran 2019 yang dipastikan menurun.
Sementara itu, ditanya soal realisasi anggaran 2018, dirinya mengatakan untuk belanja saat ini baru sekitar 56,9 persen, atau sekitar Rp667,9 miliar. Sementara untuk realisasi pendapatan sekitar 64,84 persen, atau sekitar Rp672,5 miliar.
“Sementara lumayanlah, kondisi ini memang biasanya di akhir tahun baru realisasi meningkat, itu budaya kita. Last minute, baru ada perubahan, sama seperti mengerjakan skripsi malam terakhir baru sibuk,” tandasnya. 



Lazada Indonesia