Home » Utama » 3.290 PNS Dipastikan Masih Kurang

3.290 PNS Dipastikan Masih Kurang

3.290 PNS Dipastikan Masih Kurang
PEGAWAI – Kebutuhan pegawai Pemkab Bulungan hingga saat ini dipastikan masih kurang. Namun begitu, penambahan juga tidak bisa dilakukan segera.

TANJUNG SELOR - Sesuai data Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan, jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Bulungan saat ini mencapai sekitar 3.290 orang. Mereka tersebar tersebar di semua OPD (organisasi perangkat daerah) hingga kecamatan dan kelurahan. Jumlah ini dirasa masih kurang.
Bahkan seperti disampaikan Kepala BKPSDM Bulungan Indriyati, dibukanya lowongan 216 formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini belum bisa menutupi kekurangan pegawai. “Tambahan ini hanya mengganti jumlah pegawai yang sebelumnya pensiun saja,” kata Indriyati.
Menurutnya, kekurangan pegawai dirasakan hampir seluruh OPD yang ada. Sebab tak jarang permintaan tambahan pegawai itu disampaikan ke BKPSDM. Hanya saja, sejurus itu pihaknya tak bisa semerta-merta melakukan penambahan.
“Dan ini masih kurang, bahkan hampir seluruh OPD minta tambah pegawai. Bu minta pegawai, lima orang atau lebih,” ujar Indriyati, menirukan kalimat yang disampaikan ke dirinya.
“Tapi, ambil dari mana, meskipun semua minta. Kita ambil dari sini (BKPSDM), di sini juga membutuhkan. Semua memang kekurangan, cuma ya kita apa daya, karena itulah yang ada. CPNS ini saja tenaga teknis cuma berapa saja,” sambungnya.
Sementara itu, disinggung peluang untuk menerima tenaga honorer, dikatakannya meski menginginkan, namun dari segi anggaran tak memungkinkan. Terlebih dari segi aturan juga tidak dibenarkan.
“Dana belum memungkinkan untuk itu, dan aturan honorer juga tidak boleh. Hanya saja da kebijakan kita di Bulungan, kemarin itu namanya PTT. Tapi itu bukan PTT daerah, itu masing-masing instansi tidak terikat. Contoh kami di sini kalau kami tidak ambil tenaga kontrak untuk membersihkan, tidak mungkin juga kita semua yang tangani. Jadi kita ambilah untuk tenaga kebersihan. Tapi itu kontraknya setahun-setahun saja,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Bulungan, P Tumanggor mengatakan, berat kemungkinan menambah tenaga jika dilihat dari anggaran. Meskipun dari segi kebutuhan diakuinya Bulungan masih butuh tambahan, bahkan termasuk di instansinya sendiri pun demikian.
“Beruntung kita di Bulungan sesuai arahan bupati, minimal tidak memberhentikan yang sudah ada. Meskipun ada efesiensi anggaran untuk tenaga kerja itu, karena tenaga mereka itu benar-benar kita harapkan. Kalau untuk tenaga honorer baru berat memang,” tandasnya. 



Lazada Indonesia